Perasaan ingin tampil cantik adalah hal yang wajar. Itu merupakan
kecenderungan bagi setiap kaum Hawa, dan menjadi fitrah sekaligus nikmat
dari Allah SWT. Namun kecantikan juga adalah ujian. Bagi yang
menggunakannya sesuai tuntutan agama, dia akan menjadi orang yang
beruntung. Dan bagi yang menggunakannya di jalan kemaksiatan, sangatlah
merugi dan berdosa.
Kecantikan haruslah meliputi kehidupan beserta seluruh isinya, juga
segala sesuatu di sekitar manusia. Segala yang bisa ditangkap oleh panca
indera perlu diupayakan terlihat cantik dan indah. Maka dalam konteks
ini, kecantikan tidak bisa dinilai dan dimaknai hanya dari aspek
lahiriah semata. Ada unsur yang lebih utama, bahkan dapat menyematkan
seorang Muslimah pada predikat 'ratu kecantikan sejati'.
Dijelaskan oleh al Raghib, terdapat istilah dalam bahasa Arab untuk
menyebut segala sesuatu yang indah dan disukai, yakni al-husn. Selama
ini, al-husn dikenal hanya sekadar yang dianggap bagus oleh panca
indera. ''Sementara al-husn yang dimaksudkan dalam Alquran adalah
sesuatu yang dianggap bagus oleh hati nurani (al-bashirah),'' kata al
Raghib.
Dengan begitu, seorang Muslimah diharapkan mampu menghadirkan
kecantikan batin dalam kehidupannya. Sabda Rasulullah SAW,
''Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk fisik dan harta kalian,
tetapi pada hati dan perbuatan kalian.'' (HR Muslim)
Jadi, tidak perlu berkecil hati jika pun fisik kurang cantik, karena
kecantikan batin akan mempercantik lahiriahnya. Siapapun yang melihatnya
pasti bakal menyukai dan mengaguminya, demikian ungkap Ibnu al Qayyim.
Dan bagi ulama ini, kecantikan lahir adalah 'bonus' dari Allah SWT
kepada sebagian orang yang dikehendaki-Nya. Oleh karena itu, Nabi SAW
mengingatkan mereka yang dikaruniai kecantikan oleh Allah SWT, agar
lebih mempercantiknya dengan akhlak yang bagus.
Pada konteks keimanan, kecantikan akhlak menjadi cerminan dari
sifat-sifat terpuji, yang pada gilirannya akan membuatnya ikhlas dalam
mencintai Allah SWT. Apapun yang dilakukan bernilai ibadah, termasuk di
lingkup pembinaan keluarga sakinah.
Setiap orang bisa saja berbeda pendapat tentang kriteria kecantikan,
akan tetapi Islam telah menetapkan beberapa hal supaya kecantikan kekal
dan sempurna. Rasulullah SAW menegaskan tiga kriteria kecantikan.
''Sebaik-baik manfaat yang diperoleh seorang Muslim adalah perempuan
yang cantik, yaitu yang membuatnya senang jika dipandang, menurutinya
jika diperintah, serta menjaga harta dan dirinya jika ditinggal pergi.''
Intinya, puncak kecantikan menurut Islam berbanding lurus dengan
ketakwaannya pada Allah SWT. Dengan takwa dan iman, dia selalu berusaha
membentengi diri dari perbuatan hina, tercela dan maksiat, sebaliknya
akan memperbanyak amal ibadah dan perbuatan terpuji.
sunday, september 29 2013
Just another free Blogger theme - NewBloggerThemes.com
0 komentar:
Posting Komentar